UMRI Sambut Mahasiswa Asing Angkatan 2026/2027, Rektor: Kalian Kini Bagian dari Keluarga Besar UMRI

Pekanbaru(umri.ac.id) — Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) menyambut kedatangan mahasiswa asing tahun akademik 2026/2027 dalam kegiatan penerimaan dan penyambutan yang dilaksanakan di Ruang VIP Gedung Rektorat UMRI, Senin (24/8/2026) pagi.
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi UMRI untuk memperkenalkan lingkungan akademik sekaligus memberikan sambutan kepada mahasiswa asing yang akan menempuh pendidikan di UMRI. Kehadiran mahasiswa internasional diharapkan dapat memperkuat atmosfer akademik yang beragam serta memperluas hubungan internasional universitas.
Rektor UMRI, Dr. Saidul Amin, M.A., dalam sambutannya menyampaikan bahwa mahasiswa asing yang bergabung di UMRI bukan lagi sekadar mahasiswa yang datang dari negara lain, melainkan telah menjadi bagian dari keluarga besar UMRI.
“Mulai hari ini, kalian adalah bagian dari keluarga besar UMRI. Kalian tidak perlu merasa sedang berada di negeri orang ketika berada di universitas ini. Anggaplah UMRI sebagai rumah kalian. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, manfaatkan kesempatan yang ada, dan jadilah mahasiswa yang berprestasi,” ujar Dr. Saidul Amin.
Ia juga memberikan motivasi kepada mahasiswa asing agar memiliki semangat dan tekad yang kuat dalam menjalani proses pendidikan. Menurutnya, semangat tersebut sejalan dengan prinsip Vini, Vidi, Vici, yang bermakna saya datang, saya melihat, saya menaklukkan.
“Tanamkan dalam diri kalian semangat Vini, Vidi, Vici. Datang untuk belajar, melihat berbagai peluang, kemudian meraih keberhasilan. Semoga kalian dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik dan membawa pengalaman positif dari UMRI,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Rektor III UMRI, Wahyi Busyro, S.E.I., M.E., Ph.D., menegaskan bahwa UMRI terbuka bagi mahasiswa asing dan siap memberikan pendampingan selama mereka menjalani proses pendidikan.
“Kita adalah keluarga. Jika selama berada di UMRI kalian memiliki masalah atau menghadapi kesulitan, jangan ragu untuk menyampaikannya. Silakan berkomunikasi dan berdiskusi dengan kami. Kami akan berusaha membantu dan memberikan solusi terbaik,” ungkap Wahyi Busyro.
Ia juga berharap para pimpinan fakultas, khususnya para dekan, dapat memberikan perhatian dan bimbingan kepada mahasiswa asing sehingga mereka dapat mengikuti proses pembelajaran dengan baik.
“Kepada Bapak dan Ibu Dekan, kami berharap tentunya dapat membimbing anak-anak kita ini agar nantinya mereka dapat mengikuti proses pendidikan dengan baik, berkembang secara akademik maupun nonakademik, serta merasa nyaman menjadi bagian dari keluarga besar UMRI,” katanya.
Terdapat 7 mahasiswa asing, yaitu Reem Alghali Abdulrahim Ibrahim (Sudan), Haguar Kamendan Lidasan (Filipina), Salim Ameath (Kamboja), Ameen Taha Mohammed Saif Ahmed (Yaman), Ann Adnan Mustafa Elshekh (Sudan), Taim Shaya (Republik Arab Suriah), dan Qamar Abbas (Pakistan).
Penerimaan mahasiswa asing tahun akademik 2026/2027 ini menjadi bagian dari komitmen UMRI dalam mengembangkan internasionalisasi pendidikan dan menciptakan lingkungan akademik yang inklusif.
Dengan hadirnya mahasiswa dari berbagai negara, UMRI diharapkan semakin mampu membangun jejaring global serta memberikan pengalaman pendidikan yang lebih luas bagi seluruh civitas academica.
Melalui kegiatan penyambutan tersebut, UMRI berharap mahasiswa asing dapat segera beradaptasi dengan lingkungan kampus, mengenal budaya akademik dan kehidupan sosial di Pekanbaru, serta mengikuti seluruh rangkaian proses pendidikan dengan penuh semangat hingga meraih prestasi yang membanggakan. (Walida)