UMRI Jalin Kerjasama Dengan Apindo Riau, Rektor Berharap Mahasiswa Miliki Jiwa Enterprenuer

Pekanbaru (Umrinews) - Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) menjalin kerjasama dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Provinsi Riau dalam bentuk program magang bagi mahasiswa. Kegiatan ini digelar di ruang rapat pimpinan, gedung Rektorat Umri, Jalan Tuanku Tambusai Ujung pada Kamis (20/12/2023) siang.
Dalam pertemuan tersebut, Rektor Umri Dr Saidul Amin MA mengajak pihak Apindo untuk berdiskusi mengenai perkembangan ekosistem perdagangan dan pertanian. "Bapak ibu dari Apindo bukan lah tamu bagi kami sebab bapak ibu sedang berada dirumah sendiri. Namun nanti hal-hal mengenai perkembangan teknologi pemasaran dan lain sebagainya tentu sangat bermanfaat bagi mahasiswa kami tolong di ajarkan, bagaimana ekosistem yang bagus sebab ada semacam formulasi baru bagaimana kita punya ekosistem perdagangan dan pertanian yang baik," kata Saidul Amin.
Selain itu, Saidul Amin juga berharap dengan terjalinnya kerja sama ini akan banyak kegiatan Umri bersama Apindo yang membawa kejayaan dimasa yang akan datang.
"Banyak ilmu-ilmu yang kami harapkan dari Apindo dan kami ingin mahasiswa kami sebelum wisuda atau tamat itu mereka punya semangat enterprenuer yang luar biasa apa lagi nanti mereka dibimbing oleh bapak ibu yang juga pengusaha dan memulai dari nol dan membangkitkan semangatnya," harapnya.
Wijatmoko Rah Trisno yang merupakan Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia Riau mengatakan bahwa Umri dan Apindo sudah memiliki semangat dan kekuatan yang sama dalam menjalankan kegiatan ini. "Kita melihat ada terobosan dan kita juga memiliki program yang namanya Apindo Umkm Merdeka yang bekerja sama dengan kampus, yang mana kita akan seleksi mahasiswa dari berbagai jurusan dan kita berikan mentor yang sesuai agar dapat mengarahkan kegiatan mereka selama proses magang," ujar Wijatmoko dihadapat Rektor dan Dekan selingkungan Umri.
Wijatmoko juga merincikan beberapa bagaimana kegiatan mahasiswa selama menjalani magang di tempat Umkm yang telah di pilih. "Disamping itu kita juga merekrut Umkm dengan syarat minimal sudah produksi selama 2 tahun dengan omset 250 sampai 300 juta rupiah. Uniknya setelah mahasiswa berkecimpung dalam bentuk magang dan pendampingan, kegiatan ini di ukur dan di evaluasi oleh mentor masing-masing," jelasnya.
Disampaikan juga oleh Ketua Apindo Riau ini bahwa program magang ini sudah dilakulan dibeberapa Provinsi, antara lain Sumatera Barat, Lampung, Sumatera Selatan, Kepulauan Riau dan provinsi Riau. (Walida)